A Journalist, or seorang Pewarta adalah pekerjaan yang terbilang enak, walau semua pekerjaan pasti ada enak dan enggaknya. Hanya saja, terbilang enak bagiku mungkin karena kerjanya berhubungan dengan orang lain, dan juga tidak harus di Ruangan kantor beberapa waktu.
Aku menyukai pekerjaan ini -seharusnya- karena pekerjaan sebagai Jurnalis itu bisa mengenal banyak orang, bertemu orang-orang hebat, dan terpenting adalah menjadi bagian dalam sebuah perubahan.
Hanya saja, beberapa waktu ini aku -setelah lulus pondok- aku sempat bingung hendak menjadi apa, dan apa masa depan ku nanti. Namun, setelah mengalami perjalanan yang terbilang singkat, aku memutuskan untuk menjadi Jurnalis dan Fotografer Dunia.
Di halaman kali ini, akan kusebutkan sebagian kecil yang kurasakan perihal Keenakan dan Ketidak-enakan dalam pekerjaan sebagai Jurnalis dalam pengalaman yang singkat ini (baru terbilang satu tahun setengah).
Positif :
1. Merasa bebas : Setidaknya itu yang kurasakan, karena bebas hendak pakai baju apa, selama sopan, dan bebas bagaimana caranya yang penting dapat berita.
2. Relasi : Semua narasumber yang dimintai datanya setidaknya kenal dengan kita, dan itu harus. Itulah enaknya menjadi jurnalis, karena bisa kenal dengan orang banyak dan juga beberapa diantaranya adalah orang yang sangat penting dan jadi tokoh masyarakat.
3. Informasi : Menjadi seorang Jurnalis tentunya selalu mengetahui lebih dahulu tentang informasi terbaru, setidaknya dalam media nya sendiri, atau fokus pemberitaan yang ditugaskan, ia seharusnya lebih tau dan terdepan dalam informasi itu.
4. Ilmu : Terdepan dalam mengetahui sebuah informasi tentunya ada ilmu ataupun pembelajaran dalam informasi tersebut, karena seorang jurnalis tentunya dituntut untuk memahami semua informasi terbaru itu, jadi mau tidak mau, disitu terjadi proses pembelajaran juga.
5. Pengalaman : Tentunya pengalaman yang didapat sebagai Jurnalis sangat banyak,,, bisa mengenal orang baru setiap harinya itu adalah pengalaman yang sangat berharga, dan juga tentunya ruang pekerjaan jurnalis tidak tentu, bahkan bisa dibilang hampir seluruh dunia adalah ladang atau tempat bekerja bagi jurnalis.
6. Empati : Menjadi seorang Jurnalis tentunya mengenal banyak kepribadian orang, dan juga karena seringnya di jalanan, maka otomatis menjadi seorang jurnalis akan lebih peka dalam lingkungan dan juga Empati dalam dirinya otomatis lebih besar dari orang kebanyakan.
Yaa.. mungkin hanya baru segitu yang terlintas malam ini, nanti akan disusun lagi soal Positifnya menjadi Jurnalis. Sekarang membicarakan yang tidak enak dalam pekerjaan sebagai Jurnalis, walau setiap pekerjaan tentunya ada yang tidak disukai orang tersebut, tapi bagaimana mengatasinya, ia kan, hanya bagaimana bisa bersyukur.. itu saja.!
Negatif:
1. Workaholic : Menjadi serang Jurnalis maka tentunya kehidupannya hampir seluruhnya untuk membicarakan informasi, karena pekerjaan ini tidak kenal waktu, setiap ada peristiwa ataupun sesuatu yang menyangkut pekerjaan nya itu, maka ia adalah seorang jurnalis dan panggilan jiwanya itu tidak bisa tidak dihiraukan, dan harus diambil berita itu. Ini beban tersendiri dalam pekerjaan Sebagai Jurnalis yang gw rasakan.
2. Kesehatan, Waktu, Pergaulan keluarga, de el el.
-Sekian-
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact